PULANG KAMPUNG MURAH DENGAN KRI TANJUNG NUSANIVE

Ikatan Keluarga Canduang Koto Laweh (IKCK) se-JABODETABEK bersama paguyuban lain seperti Ikatan Keluarga IV Angkek Canduang (IKAAC) menfasilitasi warga IV Angkek Canduang untuk pulang berlebaran di kampung halaman dengan kapal angkut TNI Angkatan Luat KRI Tanjung Nusanive (973) pulang-pergi dari Tanjung Priok sampai Teluk Bayur dan kembali lagi. Pengumuman itu disampaikan oleh Panitia Pulang Basamo Ranah Minang 2011 di salahsatu group facebook beberapa hari lalu.

Waktu keberangkatan adalah pada hari Jum'at (26/08) pukul 11:00 Wib dari Kolinlamil Tanjung Priuk Jakarta Utara. Dan kembali lagi dari Teluk Bayur pada hari Sabtu (03/09) Pukul 13:00 Wib.

Biaya Pulang Pergi:
  • Untuk anak-anak usia max. 12 tahun Rp. 300.000/anak
  • Untuk Kelas I Rp. 900.000/orang.
  • Untuk Kelas II Rp. 800.000/orang
  • Untuk Kelas III Rp. 700.000/orang
  • Untuk Kelas IV Rp. 600.000/orang
Pendaftaran Pulang Basamo dapat menghubungi sekretariat Panitia di Kampus Universitas Azzahra, Jl. Jatinegara Barat No. 144 Kampung Melayu, Jakarta Timur atau transfer antar Rekening pada Bank Mandiri KCP Kelapa Dua NR: 157-000-304-237-2 dan BCA KCP Kelapa Dua NR: 546-519-5662 Atas nama ADRI, SH. Bukti transfer harap disimpan & di fax ke 021-2800-646.

Untuk konfirmasi dan Informasi bisa menghubungi:
  1. Armen Anwar Hp. 0813-8636-4853
  2. Armen Piliang Hp. 0813-1721-2007
  3. Mhd. Yunus Hp. 0813-7435-3697
  4. Adjanis Hp. 0812-1014-1500
  5. Iryanto Syukur Hp. 0813-8350-0074
  6. Basri Chatro Hp. 0812-800-9815
  7. Syaiful Zein Hp. 0812-850-9108
  8. Zulfison Hp 0813-8868-5400
Muhammad Yunus salah seorang panitia di kompasiana.com menyampaikan bahwa ide awal untuk melaksanakan pulang basamo ini adalah untuk membantu para perantau yang telah lama tidak pulang kampung, namun tidak bisa pulang di sebabkan oleh beberapa alasalan, diantaranya keterbatasan sumber ekonomi. Untuk menggunakan jasa penerbangan dibutuhkan dana minimal satu orang sebesar Rp. 3.000.000 untuk transportasi Jakarta-Padang-Jakarta. Belum termasuk biaya lainnya bagi keperluan pulang. Biaya ini baru untuk satu orang, jika ada 4 orang dalam satu keluarga maka jumlah yang dikeluarkan adalah Rp. 12.000.000. Namun disisi lain teradapat beberapa perantau Ranah Minang yang belum mendapat kesuksesan dalam merantau dan tidak dapat menikmati sebuah nostalgia dan melihat kampung halaman. Dengan alasan tersebut maka IKCK Jakarta bekerjasama dengan berbagai penguyuban lain seperti IKAAC melaksanakan kegiatan Pulang Basamo Ranah minang dengan dukungan penuh transportasi dari TNI Angkatan Laut dengan menyediakan KRI Tanjung Nusanive.

Ada apa dengan KRI Tanjung Nusanive? Jawabannya adalah karena ketua IKCK JABODETABEK Kolonel Laut Muharam Ibrahim, ST bertugas di TNI AL.

KRI Tanjung Nusanive dengan nomor lambung 973 adalah salah satu kapal angkut milik TNI-AL. Kapal ini sebelumnya adalah kapal angkut penumpang sipil milik PELNI yang bernama KM Kambuna, setelah diserahkan kepada TNI AL kapal ini dinamakan KRI Tanjung Nusanive. Kapal ini memiliki ukuran panjang seluruh 144 m, lebar 23 m, draft 5,9 m, DWT 3400 ton, GRT 3947,80 ton, dan NRT 8583,82 ton, dengan kapasitas penumpang (sewaktu menjadi kapal sipil) Kelas 1: 100 orang, Kelas 2: 200 orang, Kelas 3: 300 orang, Kelas 4: 472 orang, dan Kelas Ekonomi: 500 orang. KRI Tanjung Nusanive dibuat pada tahun 1984 dan mulai dioperasikan 25 Maret 1984. Sumber Wiki Pedia | CMC-003


Posting Komentar

0 Komentar